Aku Selalu Punya Prinsip YOLO

Bagi kebanyakan orang 2020 memberikan berbagai pelajaran berharga. Sedangkan 2021 jadi sebuah harapan baru. Bagi Vanesha Prescilla, 2020 adalah tahun yang membuatnya berpikir untuk selalu punya backup plan untuk bertahan hidup. Tidak cuma satu, kalau bisa. Aktris yang dikenal lewat film “Dilan 1990” ini menyatakan, “Yang paling berkesan di 2020 kita kayak dibiasain di rumah aja. Ini buat kita jadi lebih sederhana untuk di rumah aja, nggak selalu harus jalan-jalan, lebih aware sama kesehatan. Terus, jadi buat kita mikir apakah tahun-tahun ke depan akan lebih baik atau tetap kayak 2020 atau malah makin parah. Kita harus mikirin itu dari sekarang, mau ngapain. Harus punya backup plan. Jadi mikirin gimana caranya bertahan hidup dengan situasi seperti ini.”

Membuka tahun baru, Vanesha yang akrab dipanggil Sasha juga tidak memulainya dengan mencari tahu peruntungan zodiak-nya tahun ini. Zodiac untuknya hanya untuk seru-seruan dan melihat sesuatu yang berhubungan dengan sifatnya saja. Ia merasa sebenarnya kita sudah seperti tersugesti dengan apa yang dinyatakan dalam prediksi zodiak ketika membaca yang pas dengan horoskop. Walaupun untuknya, kalau ada yang kurang cocok tidak akan dipercaya. Bahkan terkadang kepercayaannya atas zodiak hanya untuk ajang pembuktian dengan bilang: “Nih Scorpio orangnya kayak gini.” Sedangkan untuk soal prediksi percintaan atau bisnis menurutnya semua tergantung usaha sendiri.

Kami juga mencari tahu lebih banyak lagi tentang karakter Sasha yang mungkin belum banyak orang di luar sana ketahui. Ternyata banyak orang yang mengira Sasha adalah orang yang tidak ramah dan sombong. Walaupun sebenarnya Sasha juga tidak ambil pusing, tapi terkadang ia ingin bilang bahwa banyak orang cuma melihat kulit luarnya saja. Padahal mereka tidak kenal betul siapa Sasha.

“Aku percaya banget sama pepatah yang bilang ‘Tak kenal maka tak sayang’. Orang yang nggak kenal aku pasti nggak tahu kalau baru kenal sama orang pasti aku jadi observer. Aku bakal berusaha ngebaca orang itu dulu. Kalau aku pengen bener-bener temenan sama dia aku bakal cari tahu orangnya kayak gimana, gimana cara sesuain sama mood dia saat itu, orangnya sensitif nggak, sukanya apa. Jadi jelas di depannya aku bisa temenan atau engga. Karena aku orang yang nggak enakan, takut salah. Tapi sangat observer. Jadi itu semua kalau digabungin aku bisa jadi orang yang sangat pendiam kalau baru ketemu orang. Tapi sekalinya udah kenal banget, udah merasa nyaman sama orang ini, aku bisa sangat friendly.

Selain itu, ketika ditanyakan soal prinsip hidup, Sasha juga mengakui bahwa prinsip hidupnya adalah You Only Live Once. “Aku tuh selalu punya prinsip YOLO. Apapun yang kita mau kerjain ya kerjain, cobain aja. Kita nggak tahu umur kita sampai kapan”, jelasnya. Dulu Sasha sempat takut naik roller-coaster tapi heran kenapa orang lain bisa menikmati. Saat ia pikir-pikir lagi, roller-coaster hanya beroperasi 20 detik sekali naik dan setelahnya akan lewat begitu saja. “Lalu apa yang perlu ditakuti? Dilawan saja. Kita hidup 24 jam, 20 detik apa artinya? Jadi coba aja dari pada penasaran karena bisa aja 20 detik itu kesempatan yang nggak akan keulang”, saran Sasha untuk kita semua yang masih punya ketakutan akan hal tertentu.

Tapi ia juga memberi catatan bahwa hidup harus seimbang. Hidup harus terus berjalan dan kita harus bisa menerima prosesnya. Entah itu dalam prosesnya kita harus menangis atau terjatuh. Jadi prinsip YOLO ini pun tidak luput dari konsekuensi. Jika segala hal yang kita coba lakukan mengalami tantangan maka harus dihadapi. Kalau di ujung perjalanan ternyata tidak mencapai gol, proses itu pada akhirnya akan tetap terasa menyenangkan. Dalam hidup Sasha sebenarnya tidak pernah ada rasa penyesalan. Hanya saja kalau dia bisa bilang ke dirinya di lima tahun lalu,  ia ingin bilang, “Harusnya dulu kalau diajarin piano pas papa masih ada, karena papa bisa main piano, kenapa disia-siain? Harusnya semangat. Karena kalau waktu dulu semangat aja, sekarang udah jago main piano. Nggak perlu les les lagi.” Ya, Sasha adalah seseorang yang kagum sekali kalau lihat seseorang bisa memainkan instrumen karena keluarganya dekat dengan musik. Tapi ia pun melihat ini jadi kesempatannya sekarang untuk belajar lagi.

Sedikit melihat ke belakang, jika Sasha tidak masuk perfilman dan jadi aktris, ia berpikir sekarang ini pasti dia sedang ngobrol dengan teman-temannya soal mau kerja di mana. Teman-teman seumurnya, sekarang sedang magang dan skripsi. Jadi kemungkinan besar Sasha akan berada dalam diskusi tersebut. Bicara soal kuliah, Sasha juga mengakui bahwa ia sempat berpikir untuk kuliah musik. Tapi, ia mengurungkan niatnya. “Kalau golnya cuma pengen bisa main musik, buat apa? Aku pun kepikiran pengen kuliah masak karena akan terpakai sampai kapanpun. Kayaknya perempuan yang bisa masak tuh keren. Aku salut sama perempuan yang bisa masak beneran pakai bumbu dapur diolah. Bukan pakai bumbu olahan, tapi bikin bumbu sendiri. Sepertinya menyenangkan. Semoga terjalankan”, Sasha mengungkapkan harapannya.

Dalam kesempatan ini, Sasha juga menitip pesan untuk kita semua soal penggunaan media sosial. Menurutnya, kita harus bisa menggunakan media sosial dengan baik, benar, dan sopan. Anjuran ini pun tidak hanya berlaku untuk mereka yang sering memberikan komentar saja tapi juga untuk orang-orang yang membuat konten. Apalagi orang-orang yang memiliki pengaruh. Sasha berharap mereka bisa memberi kasih contoh yang baik dan membagikan sesuatu yang menyenangkan.

Telusuri lebih dalam tentang Vanesha Prescilla diakun Instagramnya: @vaneshaprescilla

Penulis: Aulia Meidiska

Fotografer: @bidolzz

4.2 6 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Ratna Dwi
Ratna Dwi
2 years ago

Seru juga yah baca kisah hidup dan juga inspirasi dari sha, jadi semangat nih buat hadepin hal hal yang akan terjadi di masa yang akan datang. Hihi makasih udh sharing sha

Aulia Meidiska
Aulia Meidiska
Editor
Reply to  Ratna Dwi
1 year ago

Terima kasih Ratna balasannya. Ikuti terus perjalanan Sha di kesempatan lain yang akan dipublikasi oleh Stalkation ya.

2
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x