Film Religi Ajarkan Yoriko Angeline Toleransi

Banyak orang mengira karier Yoriko Angeline di dunia film menanjak secepat kilat dari memerangkan sosok “Wati” di film “Dilan 1990”. Banyak yang belum tahu bagaimana cara aktris asal Banjarmasin ini masuk ke dunia film. Bisa jadi masih banyak yang hingga saat ini berpikir bahwa Yoriko melalui jalan pintas untuk berada di industri hiburan. Padahal kenyataannya tidak begitu. Perjalanannya penuh lika-liku untuk sampai pada titik sekarang.

Yoriko mengakui bahwa awal ia sampai di Jakarta, tidak ada niat untuk masuk ke dunia hiburan sama sekali. Ia, yang menang lomba Anak Cerdas Indonesia ketika kelas 5 SD, mendapatkan beasiswa ke Jakarta dari Banjarmasin. Saat itu kebetulan pihak yang memberikan beasiswa memintanya untuk menjadi duta sebuah brand. Mulai dari sana, timbul ketertarikannya untuk mencoba casting.

Sebelum masuk ke dunia film, Yoriko justru terlibat di dunia musik. Ia pernah mengikuti audisi Teenebelle dan lolos. “Sewaktu SD, aku suka banget sama Cherrybelle. Terus aku iseng coba ikut audisi Teenebelle yang masih dalam satu lingkup Cherrybelle. Ternyata aku lolos dan dari sana masuklah aku ke dunia hiburan. Mungkin orang berpikir mudah sekali aku bisa mendapatkan pekerjaan di dunia hiburan. Padahal aku bener-bener casting sana-sini banget untuk bisa seperti sekarang”, ungkapnya.

Yoriko yang kini berusia 18 tahun menyebutkan bahwa keluarganya sangat mendukung apapun pilihannya, selama itu positif dan ia tekun menjalaninya, tidak setengah-setengah. Semua pilihan yang ditentukannya pun berdasarkan kemauan sendiri dan beruntung sekali orang tua mendukung. Begitu pula ketika ia ditawari peran yang menantang di web series, “Ustad Milenial”. Untuk memerankan karakter ini Yoriko perlu waktu khusus mendalami bagaimana secara kebiasaan umat Non-Muslim melakukan atau menerapkan kegiatan religinya sehari hari, karena Yoriko sendiri terlahir sebagai seorang Muslim.

“Alhamdulillah aku ngerasa proses pendalaman ini bisa tersampaikan dalam peranku dan bersyukur banget juga karena ternyata bisa diterima dengan baik, banyak juga teman-teman yang menonton merasa relate dengan apa yang aku perankan,” ujar Yoriko dengan raut happy ketika menyampaikannya.

Terlibat dalam film ini juga sangat menyenangkan dan memberikannya kepuasan tersendiri. Terlebih lagi karena ia dapat beradu akting dengan pemain-pemain hebat seperti Prilly Latuconsina, Donny Alamsyah, dan Cut Mini. Selain itu ia juga merasa mendapat ilmu baru tentang banyak hal. Salah satunya adalah soal ekonomi syariah. Yoriko mengakui sebelumnya ia tidak begitu memahami ekonomi syariah seperti apa. Dengan berada di film ini, ia bisa belajar lebih tentang ekonomi syariah.

“Aku jadi tahu ternyata kalau berbisnis dengan paham ekonomi syariah, banyak nilai-nilai agama dan sosial yang perlu diperhatikan. Contohnya, tentang bagi hasil yang harus terbagi rata. Tidak boleh ada yang lebih besar. Lalu tentang meminjam uang, lebih baik jika peminjam tidak memberikan bunga pada pinjaman. Ada juga tentang pemecatan karyawan yang sebisa mungkin dihindari oleh pebisnis. Sekalipun bisnis mau bangkrut, ia harus cari cara agar tidak sampai memecat karyawan”, Yoriko menyambung ceritanya.

Terlepas memang Yoriko bermain di web series ini, ia merasa series ini sangat memberikan inspirasi bagi para penontonnya. Tutup Yoriko, “Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari series ini seperti bagaimana menyelesaikan masalah dalam keluarga, pertemanan, percintaan, sampai bisnis. Semuanya ada. Sekalipun kalian bukan umat Muslim, tidak ada salahnya nonton web series ini karena banyak nilai-nilai yang mengajarkan toleransi antar umat beragama. Nggak hanya itu aja, cinematography series ini juga bagus banget. Mendukung nilai-nilai positif kehidupan yang disampaikan di dalamnya.”

Simak cerita-cerita Tika Pangabean selengkapnya di @botikapangabean

Penulis: Aulia Meidiska

Fotografer: Thomas Sito

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x