Hal-Hal Kecil yang Membuat Bahagia

Humble adalah kesan pertama saya ketika ngobrol dengan Ify Alyssa. Musisi muda yang baru-baru ini merampungkan album pertamanya “Pelita Lara” selalu menjawab pertanyaan-pertanyaan saya dengan nada yang riang. Hal lain yang cukup membuat saya kagum padanya (selain lagu-lagunya yang menghangatkan hati) adalah kepribadiannya yang orisinil. Saya merasa ia selalu menjadi dirinya sendiri dan tidak berusaha untuk mendapatkan validasi dari orang lain. Saat saya tanya tentang hal-hal apa saja yang membuatnya bahagia, Ify pun bilang bahwa bukan hal-hal besar yang membuatnya bahagia.

“Sebenarnya hal-hal kecil udah bisa bikin aku bahagia. Apalagi di pandemi ini kita dibuat seperti nggak bisa berharap terlalu tinggi. Sebelumnya, aku punya banyak banget target yang pengin dicapai. Tapi aku sadar setelah berjalan beberapa bulan pandemi, aku sepertinya harus lebih bersyukur sama hal-hal kecil. Aku merasa seneng banget kalau ada orang yang apresiasi album pertamaku yang banyak struggle-nya. Sesederhana mereka jadikan lagu aku salah satu daftar di program Spotify Wrapped kemarin. Aku seneng banget ternyata di luar sana masih ada yang denger lagu aku.”

Binatang peliharaan juga ternyata bisa buat Ify bahagia. Ikan hias dan kucingnya jadi sahabat yang menemani kesehariannya selama pandemi yang membuatnya lebih banyak di rumah. “Waktu tahun 2019, ada kucing yang datang ke rumah. Aku udah cari-cari pemiliknya tapi nggak ada yang mengakui. Akhirnya aku pelihara sampai sekarang. Padahal awalnya aku nggak suka kucing. Terus tiba-tiba kakak aku beliin kandang beserta peralatan kucing. Bahkan awalnya aku nggak berani pegang. Cuma berani pegang kepala aja sampai akhirnya sekarang aku mengakui sebagai pecinta kucing”, ceritanya bersemangat.

Ify pun merasa bersyukur sekali ternyata kucing yang diberinya nama Doyi itu jadi hiburan selama masa pandemi. Apalagi ia tidak banyak bertemu dengan banyak orang sehingga yang lebih sering menemani adalah Doyi. Katanya, Doyi sebenarnya kucing yang suka jual mahal kalau ada di luar kamarnya. Tapi saat Ify ada di atas tempat tidur, ia langsung naik tempat tidur dan bermanja-manja. Itulah momen-momen favoritnya bersama Doyi. Selain itu, mengurus ikan cupang juga jadi kegiatan yang sangat membuatnya relaks. Mendengarkan suara air, melihat warna-warni ikan di dalam air jadi momem yang menenangkan untuknya.

Di masa pandemi, Ify juga menemukan hobi baru yaitu melukis pot tanaman. Dengan riang ify bilang, “Aku memang suka art and craft. Awalnya ada teman dan keluarganya yang mulai duluan karena bosan. Waktu aku bilang mau ikutan melukis pot, dia langsung kirim pot dan cat ke rumah. Akhirnya setelah dilukis, aku kirimkan lagi ke rumahnya dan dia mulai jual. Kayanya ini yang juga disebut small happiness. Setiap kali aku tahu ada yang beli pot hasil lukisanku, rasanya seneng banget.” 

Perlu diakui, tahun 2020 terasa sangat menantang untuk kita semua. Seakan kita diuji untuk tetap bisa melihat sisi terang dari segala kesulitan. Ify merasa tahun ini banyak sekali pelajaran yang didapatkan di mana ia meyakini kita harus punya plan b. Tidak bisa terlalu mengandalkan sesuatu dan harus punya visi misi. Misalnya tentang ia berkarier sebagai musisi. Di masa pandemi ini sebenarnya bisa saja kalau Ify tak lagi jadi musisi. Tapi karena ia tahu itulah visi misi hidupnya, jadi ia harus bisa terus konsisten akan hal tersebut. Meski mungkin di tahun ini sedikit sekali jadwalnya manggung, tapi bagaimana pun caranya ia harus tetap berkarya. Sekalipun ia harus manggung tanpa bayaran. “Aku tetap harus konsisten melakukanya karena aku tahu itu adalah investasi jangka panjangku”, jelasnya lagi.

Kehadiran keluarga dan teman juga jadi sesuatu yang amat berharga di tahun 2020 ini. Kalau tidak ada 2020 Ify mungkin tidak akan sedekat ini dengan keluarga. Tidak bisa menghabiskan banyak waktu bersama mereka dan binatan peliharaan. “Kucingku pasti seneng banget aku sekarang sering di rumah. Sering diperhatiin, dikasih snack. Mama juga seneng karena aku lebih banyak di rumah jadi asupan makananku bisa diperhatiin. Biasanya aku lebih sering di luar dan makanannya nggak begitu aku perhatiin. Aku juga jadi lebih memerhatikan kualitas hidup, lebih rajin olahraga”, lengkapnya.

Menurutnya lagi, kebahagiaan yang memiliki jangka waktu panjang dan tidak bisa didapatkan dengan uang adalah membantu orang lain. Dengan berkontribusi dalam kegiatan sosial, Ify merasa hidupnya lebih lengkap dan bahagia. Sebelum pandemi ia sering berkunjung ke sekolah-sekolah, menemani anak-anak main game dan memberikan hadiah. Baginya, investasi terbaik adalah pada sesuatu yang bisa bertumbuh, membangun sesuatu yang ada hasilnya. Seperti contohnya membantu anak-anak yang kurang mampu untuk bersekolah. Kebahagiaan yang akan didapatkan dari investasi ini menurutnya tidak bisa disandingkan dengan apapun. “Ketika aku bisa berguna dan bisa membantu orang dengan memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk mereka, itu bisa jadi kebahagiaanku yang tak lekang oleh waktu”, tutupnya.

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x