Keberuntungan itu datangnya dari Tuhan

Pertama kali mendengar nama musisi yang satu ini pasti membuat dahi mengernyit karena namanya yang mengikuti tangga nada do re mi. Ya, Budi Doremi yang terkenal karena single lagu yang berjudul “Doremi” telah menjadi salah satu musisi yang mewarnai industri musik. Meski belakangan karena pandemi ia jarang terlihat di layar kaca, tapi satu yang pasti ia tetap berkarya.

Pada satu kesempatan, kami berbincang dengan Budi tentang perjalanannya dari pertama kali berkecimpung di dunia hiburan hingga saat ini. Dalam kisahnya, keberuntungan seolah jadi kata yang berperan penting. Bahkan ia mendeskripsikan keberuntungan layaknya main game.

“Kalo kita main game, skill tinggi adalah kunci. Tapi skill tinggi tidak bisa mengalahkan yang namanya keberuntungan. Sejago apapun orang kalau dibandingkan sama orang beruntung pasti kalah. Di hidup juga sama. Cuma pada akhirnya mau nggak mau kalau ngomong keberuntungan datangnya dari mana, jawabannya relatif karena setiap orang pasti akan jawab sesuai persepsi masing-masing. Kalau aku akan menjawab keberuntungan itu datangnya mau nggak mau dari agama, dari Tuhan. Keberuntungan datang seperti hadiah yang bahasa Arabnya berkah. Makanya kalau di Islam itu dialog tentang keberuntungan banyak. Kaya misal ada salah satu ayat berbunyi ‘Semoga kamu termasuk dalam orang-orang yang beruntung.’ Ini berarti Tuhan memberikan bonus level istilahnya. Bahwa mudah-mudahan kita bisa termasuk dalam orang yang beruntung di mana bentuknya keberuntungannya bisa macam-macam, lewat orang yang bermacam-macam serta di waktu dan tempat yang tidak tentu. Yaa.. terserah Tuhan mau ngasihnya ke siapa.”

Tapi bicara begitu, buat Budi bukan berarti manusia tidak bisa mewujudkan sesuatu tanpa keberuntungan. Menurutnya, keberuntungan bukan sesuatu yang diciptakan dengan sistemnya manusia dan perangkat untuk mendapatkan keberuntungan banyak. Salah satunya adalah saat kita berbuat baik. Ia meyakini bahwa untuk mendekatkan kita dengan keberuntungan, kita harus berbuat baik. Ke siapapun itu. Sekalipun orang asing. Budi pun bercerita:

“Aku pernah didatangi seorang bapak ketika sedang di ATM. Dia bilang mau jual handphone buat pulang. Akhirnya bukan membeli handphone-nya, saya berikan uang sejumlah yang diperlukan. Bapak itu berterima kasih sekali. Dari cerita ini, menurutku yang hebat adalah orang yang minta tolong karena dia berdoa sama Tuhan untuk minta ditolong. Lalu doanya langsung dijawab dan ada orang yang menolong. Jadi orang yang menolong digunakan oleh Tuhan untuk mengabulkan doa yang meminta dan aku beruntung di percaya sama Tuhan untuk buat doa itu terkabul.”

Walaupun begitu tetap saja rumus keberuntungan itu misteri. Untuk Budi sendiri, kemampuan bermusik adalah salah satu keberuntungannya. Ini berarti Tuhan memberikan kepercayaan untuk menggunakan berkahnya dalam bermusik. Ia berharap bisa menggunakan kemampuannya dengan cara yang baik dan benar. “Sebenarnya keberuntungan bisa datang dari mindset kita, seperti doa. Ketika memikirkan hal buruk, kita seperti merancang itu di hidup. Tapi ketika kita menganggap itu hal baik yang akan terjadi ya mudah-mudahan terjadi hal yang baik. Mudah-mudahan itu jadi keuntungan buat kita. Nah, akhirnya kita jadi nggak bisa membedah beruntung itu cuma beruntung aja. Keberuntungan juga ada temennya yaitu bersyukur”, tutur Budi.

Mengucap syukur adalah bagian penting dalam keseharian Budi yang pernah mengalami hal-hal kurang beruntung. Ia pernah hampir tidak bisa berjalan karena pinggang yang mengalami pergeseran tulang. Dan ini terjadi tidak hanya sekali! Pertama kali mengalaminya di tahun 2012, Budi tidak bisa berjalan sampai 2 minggu. Sedangkan di tahun 2018, ia mengalami hal serupa dan full recovery untuk satu bulan. Sekarang Budi bisa berjalan adalah sebuah keberuntungan untuknya. Tidak hanya itu saja, salah satu telinganya juga tidak bisa mendengar dan yang satu mengalami dengungan untuk waktu cukup lama. Jadi, sekarang ia bisa mendengar juga sebuah keberuntungan. Belum lagi ia pernah mengalami depresi panjang. Tidak memutuskan bunuh diri baginya sebuah keberuntungan karena ternyata ia masih menghargai dan mensyukuri kehidupan.

Melihat kembali ke belakang, dari segala keberuntungan yang dimiliki Budi telah mencapai beragam cita-cita yang diimpikan. Salah satunya di tahun 2011, ia berkesempatan menyanyikan lagu band Noah dan duet bersama Ariel. Di tahun 2021, Ariel justru yang menyanyikan lagunya dan ini adalah keberuntungan yang menakjubkan bagi Budi. Seperti juga ketika bertemu dengan label rekamannya sekarang. Tidak berhenti di sana, memiliki keluarga yang bersabar padanya, istri yang baik, tinggal di pedesaan, punya rumah ala jawa, pekerjaan yang buatnya keliling Indonesia semua adalah mimpi yang terwujud.

Budi mengungkapkan, “Sampai aku malu untuk minta lagi karena semuanya udah tercapai. Mungkin itulah rasa syukur. Ketika kita betul-betul bersyukur rasa cukup, rasa syukur betul-betul muncul dalam dada.  Keberuntungan adalah cara kita merasa bersyukur. Karena jangan-jangan kesialan juga bisa dikatakan keberuntungan bagi yang mau menerima bagaimana hidup itu semua berlangsung. Pada akhirnya, semua hanya soal angle. Kaya misalnya punya rumah kecil bagi sebagian orang itu adalah kekurangan tapi bagi orang yang bersyukur, itu disebut keberuntungan.”

Simak cerita-cerita Tika Pangabean selengkapnya di @botikapangabean

Penulis: Aulia Meidiska

Fotografer: Thomas Sito

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x