Keberuntungan itu layaknya rezeki

Saya mengenal Aci Resti pertama kali ketika terlibat dalam promo film ‘Critical Eleven’. Di film itu Aci bermain bersama Reza Rahadian dan Adinia Wirasti. Masih teringat celotehan Aci kala itu yang merasa beruntung bisa bermain dengan dua aktor besar tersebut. Aci yang dulu menjadi pemeran pendukung, tiba-tiba di 2020 mendapat peran utama untuk sebuah mini seri berjudul ‘Perfect Love’. Tak hanya itu, di awal tahun 2021 Aci Kembali menjadi salah satu pemeran utama dalam mini seri ‘Imperfect’ yang banyak menyedot perhatian publik.

Penasaran, saya pun menghubungi Aci untuk memintanya berbagi tentang bagaimana keberuntungan seakan sedang berpihak padanya. Namun ternyata keberuntungan tersebut tidak serta-merta didapatkannya begitu saja. Tahun 2020 kala pandemi melanda ia sempat tidak memiliki pekerjaan sama sekali. Sampai-sampai ia pun berjualan makanan bersama sepupu-sepupunya. Tapi bagi Aci walau berat, tahun 2020 tetap memiliki hal positif. Ia yang dulu hanya bertemu dengan sepupu-sepupunya setahun sekali, sejak pandemi jadi bertemu hampir setiap hari. Obrolan kami pun berlanjut mengenai keberuntungan yang Aci dapatkan selama ini di kariernya. Bahkan bagi saya, di masa yang sulit ini Aci tergolong beruntung. Namun rupanya keberuntungan saja baginya tidak cukup. Menurut Aci kerja keras dibutuhkan untuk mendapatkan keberuntungan. “Aku merasa keberuntungan juga didapat berkat hasil kerja keras dan juga proses belajar berbagai hal. Dan ini hasilnya”, ungkap Aci. 


Merasa beruntung

Aci merasa beruntung karena di tahun 2020, sebuah mini seri berjudul ‘Perfect Love’ yang sudah ditawari kepadanya sejak awal tahun, akhirnya bisa memulai proses syuting meski di tengah pandemi. Tak hanya itu, Aci bahkan dipilih sebagai pemeran utama mini seri tersebut. Aci sempat tidak percaya bahwa ia bisa berperan sebagai pemeran utama. “Alhamdulillah pertama kali jadi pemeran utama. Sempet gak percaya, kok bisa Aci jadi pemeran utama, Aci kan latar belakangnya stand up comedian, bukan aktor”, ungkap Aci sambil menahan tawa. Aci yang berperan sebagai Tasya dalam serial tersebut merasa bahwa faktor keberuntungannya kali ini memang besar sekali. Aci pun mengaku termasuk orang yang beruntung. Bahkan sejak awal karier, ia merasa keberuntungan terus menyertainya. “Aku tuh baru ikut stand up satu tahun terus langsung juara satu di kompetisi stand up. Padahal aku merasa di luar sana masih banyak komika yang lebih lucu  tapi belum punya kesempatan kayak aku. Di situ aku merasa beruntung banget”. Ungkap Aci yang memenangkan ajang Stand Up Comedy Academy 2 di stasiun TV Indosiar pada tahun 2016


Keberuntungan bagi Aci…

Bagi Aci, keberuntungan itu layaknya rezeki, datang dari Tuhan dan sudah diatur oleh-Nya. “Keberuntungan itu kayak rejeki, udah ada porsinya masing-masing, tapi aku yakin semua orang itu pasti beruntung. Misalnya, aku menang kemarin juara satu, itu keberuntungan aku ada di situ, tapi mungkin orang lain yang nggak menang dapet keberuntungan dalam hal lain lagi”. Ketika mendapatkan kemenangan memang Aci merasa beruntung, namun ia sempat merasa keberuntungan tersebut tak berlangsung lama. “Setelah menang, selama setahun aku merasa karierku turun. Susah dapat kerja dan orang-orang sempet ngomongin, kok Aci menang tapi malah nggak keliatan?”. Ia sendiri juga merasa bingung dan bertanya-tanya kenapa hal itu bisa terjadi. Tidak mau hanyut dalam  kebingungan, Aci akhirnya memilih kembali ke komunitas stand up comedy, memulai lagi apa yang pernah ia lakukan sebelum menjadi juara.  Dan, hal tersebut juga tak berlangsung lama. Keberuntungan Kembali pada Aci. Sebuah management bernama Hahaha Corp meminta Aci untuk bergabung.

Hahaha Corp dan mereka yang mendukung

Hahaha Corp yang dibentuk oleh aktor, sutradara sekaligus komika Ernest Prakasa menjadi jalan bagi Aci untuk bisa dikenal seperti sekarang. “Masuk Hahaha Corp adalah keberuntunganku yang kedua setelah menjadi juara”. Ernest Prakarsa yang akrab disapa Koh Ernest oleh Aci, dianggap Aci sebagai orang yang mempengaruhi faktor keberuntungannya. 

“Kalau ditanya siapa orang yang mempengaruhi faktor keberuntungan aku, ya Koh Ernest. Koh Ernest dulu pernah bilang kalau aku punya potensi yang bisa dikembangin, makanya aku dimasukin ke management-nya dan bisa seperti sekarang”. Selain Ernest, peran anak-anak komunitas stand up comedy dalam karier Aci juga tidak bisa dilepaskan. Merekalah yang banyak membantu Aci, mengantar Aci dari satu tempat open mic ke tempat open mic lainnya. Peran keluarga juga tentu tak kalah penting. Aci berterima kasih kepada keluarganya yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan. “Keluarga juga ngedukung banget, ngebolehin aku pulang malam, walau awalnya sempat nggak boleh pulang malam. Tapi aku terus kasih unjuk tanggung jawab, kasih tau kalau aku tuh pulang malam karena tuntutan pekerjaan.”   

Pembuktian diri

Nama Aci Resti kini kian dikenal, terlebih lagi setelah miniseri ‘Imperfect’ yang dibintanginya menjadi miniseri yang paling banyak ditonton di aplikasi WeTV. Kesuksesan Aci membawanya bisa menjadi tulang punggung keluarga. Kemudian kami bertanya, apakah rumah yang ia bangun atas jerih payahnya untuk dirinya dan keluarganya menjadi pembuktian dirinya? Aci pun menjawab sambil menahan tawa, ia teringat dirinya yang dulu sempat haus akan pembuktian. 

“Dulu awal-awal aku terkenal, namanya masih bocah, aku sempet tuh ada masa pengen nunjukin ke semua orang, sempet bilang dalam hati ‘Apa lo semua, liat nih gue nanti ya’. Aku haus akan pembuktian sehingga membuat aku terus berpikir harus ngapain lagi nih supaya aku diakui. Cuma sekarang aku capek, capek banget harus buktin ini itu sama semua orang”. Aci mengaku pembuktian diri sekarang sudah tidak penting baginya, ia kini hanya ingin menjalani pekerjaannya dengan sebaik-baiknya dan mengikuti apa yang ia sukai dan yang membuatnya bahagia. Seperti menulis yang menjadi hobinya.

Kegemaran Aci menulis dituangkannya dalam Instagram @suaradariaci. Di akun tersebut Aci menuangkan curahan hatinya. “Di sini aku bisa ngomong macem-macem yang aku rasain, bisa ngomong ngegas, bisa ngomong agak kasar, gak selalu quote baik aja, pokoknya semua celotehan dari Aci”. Tentang hobinya menulis, Aci ingin suatu saat ia bisa membuat sebuah buku. “Pengen banget bisa terbitin buku. Sebetulnya udah selesai nulis buku, cuma mungkin belum rezeki, jadi belum bisa terbit”, cerita Aci. 

Usaha dan berdoa, dua hal itu yang menolong kita

Ditanya mengenai bagaimana tanggapan Aci tentang banyak di luar sana yang sudah berusaha namun keberuntungan belum berpihak padanya?, maka Aci menjawab demikian. “Lo semua pasti akan menemukan titik keberuntungan yang nggak tahu kapan. Tapi pasti dapet, sabar aja, jalanin aja. Yang paling penting, jangan lupa berusaha semaksimal mungkin, dan beribadah, karena cuma dua hal itu yang bisa nolong kita”. Aci juga menambahkan, kalau keberuntungan itu terkadang menyebalkan. “Kadang kita udah ngejalain dua hal itu tapi belum ada juga hasilnya, tapi yang nggak ngejalain dua hal itu malah yang beruntung. Nyebelin si emang, tapi buat aku itu namanya ujian, ya kita harus lebih sabar lagi. Itu memang rezekinya dia, kita pasti punya rejeki dan keberuntungan yang lain lagi”. Tutup Aci mengakhiri obrolan kami.

Cari tau lebih banyak tentang Aci Resti melalui akun Instagram-nya @aciresti.

Penulis: Emira P. Pattiradjawane

Fotografer: Thomas Sito

3.6 7 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x