Pandemic’s Playlist Ala Laura Basuki & Dennis Adhiswara

Rasanya sulit sekali menjalani hari-hari tanpa musik. Entah musik yang berupa lagu atau hanya melodi, semuanya dapat mewarnai hari-hari kita. Ia menjadi teman di kala perasaan kita bergejolak. Senang, sedih, rindu, apapun emosinya pasti ada musik yang tepat untuk menemani. Bagi saya pribadi, musik membantu saya memulai hari dengan baik. Ia juga menjadi obat di saat suasana hati kurang baik. Tidak heran, sepertinya musik memang dibutuhkan di waktu-waktu seperti sekarang ini. Tapi apakah opini saya ini benar?

Saya pun mencoba mencari tahu dari beberapa orang, salah satunya adalah Laura Basuki. Laura Basuki merupakan salah satu aktris favorit saya. Perannya dalam film “Terbang: Menembus Langit” (Fajar Nugros, 2018) mempertemukan saya dengannya yang kala itu turut terlibat dalam produksi film tersebut. Kami melakukan promo dan roadshow hampir satu bulan. Saya ingat setiap kami menunggu pesawat atau menunggu waktu promo, Mbak Lau, begitu ia akrab disapa, selalu mendengarkan lagu lewat smartphone-nya. Dua tahun berselang, kami dipertemukan kembali melalui mini seri “Sementara, Selamanya” (Reza Rahadian, 2020). Namun karena mini seri tersebut tayang ditengah pandemi, semua dilakukan online. Saya pun hanya berkesempatan bertemu Mbak Lau sekali. Itu pula hanya sebentar. Saya jadi berpikir untuk menghubunginya kembali dan bertanya, kira-kira di masa pandemi ini ada tidak ya lagu yang selalu Ia dengarkan untuk mengusir rasa bosan sama seperti dulu ia mendengarkan musik di sela waktu menunggu promo

Benar saja, menurutnya, tiap kali sendirian Ia selalu mendengarkan lagu. Di pesawat, menunggu shooting, bengong atau mandi sekalipun, ia tidak bisa lepas dari musik. “Rasanya kayak bisa pindah ke dimensi lain. Musik menemai kesendirian dan menyelamatkanku dari bosan. Jadi otomatis, dari situ mood juga terpengaruh. Dan selama pandemi ini, dengerin lagu makin penting untuk menjaga kewarasan dan suasana hati”, begitu pengakuannya.

Lagu-lagu yang ia dengarkan selama pandemi juga banyak sekali. Tapi sepuluh lagu terfavoritnya adalah:

      1. Swadaya Insani feat. Arif Fajar Saputra – Konstelasi
      2. Nadin Amizah – Album Selamat Ulang Tahun
      3. Mantra Vutura feat. Danilla Riyadi – Biar
      4. Kurosuke- Fantasy
      5. Sal Priadi – Dalam Diam
      6. Thom Yorke – Suspirium
      7. Darius- Espoir
      8. Bibio – Old Graffiti
      9. Vansire- Halcyon Age
      10. Maye –

Tidak berhenti di sana, saya juga penasaran dengan lagu pilihan Dennis Adhiswara, aktor yang saya kenal baik lewat film Ada Apa Dengan Cinta 2 (Riri Riza, 2016). Saya ingin tahu dibalik karakternya yang lucu apakah ia juga punya koleksi lagu-lagu yang unik. Benar saja, lagu-lagu pilihannya bisa dibilang cukup bervariasi. Mulai dari musisi tanah air, Korea, Jepang, hingga Barat. Berikut adalah daftar playlist ala Dennis Adhiswara:

      1. Benee – Supalonely
      2. BTS – Dynamite
      3. Blackpink – How You Like That, Ice Cream, Whistle, As If It’s Your Last
      4. Jawsh 685 feat. BTS – Savage Love
      5. Dua Lipa – Don’t Start Now, Break My Heart (dan seluruh album Future Nostalgia)
      6. The Weeknd – Blinding Lights (dan seluruh album After Hours)
      7. She Is Summer – Call Me In Your Summer
      8. Tatsuro Yamashita – Ride On Time
      9. Anri – Last Summer Whisper
      10. Diskoria feat. Dian Sastrowardoyo – Serenata Jiwa Lara
      11. JKT48 – Rapsodi
      12. Ludwig Goransson – Wakanda, The Mandalorian
      13. Marewrew – Sonkayno

 

BTS dan Blackpink, girl band asal Korea, jadi pilihan karena menurutnya musik mereka bisa mengangkat mood dan jadi perekat obrolan dengan banyak orang. Sedangkan Dua Lipa “Future Nostalgia” dan The Weeknd “After Hours” adalah dua album dari penyanyi berbeda yang secara konsep estetikanya hampir sama. “Kalau mendengar keduanya, seakan saling menyahut”, sebutnya. Lalu ia juga menyisipkan di diskusi super singkat kami bahwa lagu JKT48 “Rapsodi”, Anri “Last Summer Whisper”,  Ludwig Goransson “Wakanda” dan “The Mandalorian”,  adalah musik yang menenangkannya di malam hari ketika bersiap tidur.

Menarik sekali, ya? Saya pun jadi sadar bahwa bertukar lagu seolah bisa berbagi suasana hati dan pengalaman. Apalagi di 2020 ini kita butuh ekstra “teman” untuk menemani keseharian yang lebih banyak dilakukan di rumah. Well, saat tahu ada orang lain yang mendengarkan lagu yang kita dengarkan rasanya kita seperti tidak sendirian, kan?

Stalk Dennis Adhiswara di @ dennisadishwara dan Laura Basuki di @laurabas

Penulis: Emira P. Pattiradjawane

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x