Tahun 2020 Bener-Bener Menguji Nyali Gue

Para remaja yang tumbuh di awal abad 2000 pasti tahu siapa Sissy Prescillia. Seseorang yang memulai kariernya dari umur belasan, memerankan karakter Milly di film “Ada Apa Dengan Cinta” yang kemudian di tahun 2018 melanjutkan karakter tersebut sebagai peran utama di “Milly & Mamet”. Seseorang yang tidak suka disebut selebriti. Ia sering bilang bahwa ia adalah seorang aktris, bukan selebriti. Jika mendengarkan Sissy siaran radio, mungkin kita dapat dengan mudah menebak bahwa ia adalah orang yang seru dan riang. Dan memang, di kesehariannya ia menampilkan hal yang sama. Seolah “seru” adalah nama tengahnya.

Seperti juga terlihat di galeri foto Instagramnya @sysiio, ia adalah seorang family person. Sosok yang dekat dengan keluarga, yang rela berkorban untuk mereka, terutama adik-adiknya (meski ia terkenal super jahil). Selain itu, ia juga terkenal sebagai event organizer di dalam keluarganya karena Sissy orang yang sangat detail dan sistematis. Jika mereka hendak membuat acara yang ingin dilakukan bersama-sama, pasti dialah yang diminta untuk merencanakan. Namun sekarang di masa pandemi, masa yang tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir, Sissy menemukan kesulitan untuk menyusun rencana. Seolah ia seperti tidak bisa jadi dirinya yang dulu penuh dengan rencana dan target.

Sebelum sampai di pergantian tahun 2020, ia sudah membayangkan betapa cerahnya tahun tersebut. Sissy tahu akan ada filmnya yang tayang dan akan mulai produksi film baru. Tapi menginjak awal tahun, ia seperti merasa dipertemukan dengan berbagai pertanda yang menunjukkan bahwa sepanjang tahun akan terjadi sesuatu yang tidak diharapkan. Buktinya, ketika ia dan keluarganya sedang merayakan tahun baru di San Fransisco, mobil yang digunakan di sana kerampokan. Paspornya hilang sampai harus mengurus sana-sini saat liburan itu. Waktu perjalanan pulang, mereka bahkan harus ditahan dulu di Jepang karena tidak punya paspor dan lain-lain. “Sampe di Jakarta, kita cuma diam. Bingung banget kenapa tahun 2020 dibukanya nggak enak. Mulai dari situ gue cuma bisa merelakan dan akhirnya semangat lagi karena mulai shooting ‘Backstage’. Gue mikir wah mau shooting ‘Backstage’, sesuatu yang gue impikan yaitu terlibat dalam film musikal. Eh tahunya, baru shooting 2 hari ada PSBB”, ceritanya sambil meluapkan perasaan.

Walaupun Sissy bilang tetap bersyukur karena tetap sehat sampai hari ini, tapi dia merasa ingin sekali mengulang 2020. Tahun ini benar-benar mengujinya sekali. Dari segala aspek. Pertama adalah film yang harus ditunda padahal persiapan sudah cukup matang. Tiba-tiba harus berhenti dan baru mulai lanjut shooting 6 bulan kemudian. Sissy yang biasa siaran radio tiap pagi, sekarang siaran harus dari rumah padahal dia tidak punya studio. “Ini jadi sulit buat gue karena mau nggak mau gue harus bisa jalanin. Masalahnya, gue nggak suka denger hasil rekaman kalau cuma pakai laptop. Suaranya nggak bagus untuk disiarin di radio. Sementara gue tuh orang yang sangat mikirin perintilan-perintilan begitu. Walaupun gue tau itu bukan tanggungjawab gue. Cuma gue pikir semua orang lagi susah. Akhirnya gue mulai beli peralatan dan sulap kantor suami gue jadi studio mini. Walaupun masih tetep kedengeran ayam berkokok pagi-pagi.”

Tidak berhenti di sana, dilema Sissy setiap harinya didominasi dengan urusan rumah. Anak-anak yang school from home, suami yang juga work from home, membuatnya kerja ekstra di rumah. Ungkapnya, “Kalau yang orang-orang bilang work from home asik karena di rumah bisa sambil kerja, buat gue nggak. Menurut gue kalau work from home kita harus urusin anak yang juga school from home, sementara suami juga work from home di rumah dan dan gak memungkinkan buat bantuin urusan rumah atau anak karena sibuk dengan kerjaannya juga. Belum lagi gue itu tipenya yang rapi. Kalau di rumah, gue mau barang-barang kalau udah dipake taro lagi. Buka pintu tutup lagi. Nah, Rifat sebaliknya, yang bener-bener asal-asalan gitu. Yang kayak ambil gelas, ambil minum, terus sampe sore ada di situ, belum abis. Terus ambil gelas baru, ditutup juga enggak. Dan selama WFH ini terjadi hampir tiap hari, kebayangkan rasanya? Awalnya WFH atau SFH masih lucu karena jadi pengalaman yang baru. Cuma begitu gue liat anak-anak gue yang baru umur 5 dan 6 tahun bosen di rumah terus nggak bisa ketemu temen-temen, kasihan banget. Belum lagi ngeliat suami gue yang emang sibuk banget. Selama ini kalau dia sibuk, dia nggak di rumah. Gue nggak lihat segala macem kesibukannya. Ini karena gue lihat dia ada di depan gue, tapi minta bantu juga susah kan,  jadi pasti ada perasaan sebel, kesel. Tapi serba salah banget. Merasa kaya ini ujian buat kami sebagai pasangan buat belajar kompromi lagi.”

Menurutnya, 2020 seperti uji nyali. Bukan hanya untuk Sissy tapi untuk semua orang dengan kapasitas yang berbeda-beda tentunya. Di satu sisi tiba-tiba penghasilan, pekerjaan, hubungan rumah tangga diuji.  Ia mengakui pernah ada momen dimana emosinya sempat meluap-luap sampai pergi ke dokter untuk cek darah karena mengira dirinya darah tinggi. Ia juga sempat coba mencari healer saking sulit mendapati agenda yang sudah disusunnya acak-acakan, tidak bisa teratur mengikuti kehendaknya. Meskipun sebenarnya ini jadi pelajaran berharga untuknya. Sissy sadar bahwa tidak semua hal harus mengikuti caranya. Kini ia jadi bisa jauh lebih fleksibel dan memilih mengalihkan keadaan dengan bekerja lebih giat.  Entah itu tabungan anak, sekolah, jajan, atau kebutuhan lain dalam keluarga dengan dua anak. Yang pasti 2020 mengajarkan Sissy banyak sekali tentang kesabaran.

Di sisa beberapa bulan lagi menjelang akhir tahun, Sissy merasa seperti sedang mati suri. Dia merasa seperti tidak berbuat apa-apa tahun ini dan seperti melompati umur 35, langsung ke 36. “Setelah melewati tahun ini, gue cuma mau ini selesai dulu aja deh, gue nggak tahan. Nggak apa-apa deh kalau gue nggak boleh liburan asal pandemi selesai. Biar gue nggak parno. Gue mikirin keluarga banget kalau mau liburan juga”, lanjutnya lagi. Kami pun sempat iseng bertanya pada Sissy: Kalau 2020 adalah manusia, ia mau apa?. Jawabnya, “Gue tonjok sih. Gue tanya mau lo apa. 2020 kayak orang nggak kenal tiba-tiba dateng ke depan gue terus ganggu hidup.”

Stalk Sissy Prescillia di @sysiio

Penulis: Emira P. Pattiradjawane

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x