What We Stalked In 2020

Laleilmanino kami pilih sebagai pekerja seni paling produktif di tahun 2020 versi Stalkation. Laleilmanino adalah trio produser dan pecipta lagu yang terdiri dari Lale dan Ilman dari Maliq & D’essentials, serta Nino RAN. Mereka telah memproduksi dan menciptakanl lagu-lagu hits yang banyak disukai. Masa pandemi Covid-19 tidak menghalangi Laleilmanino untuk berkarya. Justru nampaknya, mereka seperti tidak kehabisan ide untuk terus menghasilkan lagu-lagu yang diterima masyarakat di masa pandemi seperti sekarang ini.

Selama tahun 2020, lebih dari 20 judul lagu telah mereka ciptakan. Tidak hanya itu, Laleilmanino secara virtual membuat dan mengikuti berbagai acara. Pada April 2020, Laleilmanino membuat sebuah challenge virtual bernama #bikinlagubarenglaleilmanino di mana mereka bernyanyi dan bermain musik dan menantang netizen untuk meneruskan lagu yang mereka bawakan dengan membiarkan netizen menciptakan lagu lanjutannya sendiri.

Pada akhir bulan April pula, Laleilmanino membuat sebuah kelas online yang mereka beri judul “Kelas Lain”. “Kelas Lain”, adalah sebuah workshop online yang memberikan informasi seputar metode pembuatan lagu ala Laleilmanino. Pada November 2020, lewat sebuah reality show bernama Studio Pop Show, Laleilmanino ditantang untuk membuat lagu dalam waktu kurang dari 24 jam. Mereka berhasil menyelesaikan misi tersebut dengan menghasilkan sebuah lagu berjudul “Chrisye” persembahan Diskoria, Laleilmanino dan Eva Celia.

Produktivitas Leleilmanino di tahun 2020 berlanjut dengan diundangnya mereka ke acara IDEA FEST 2020. Acara yang bagi mereka memiliki value tinggi ini adalah sebuah platform untuk bisa belajar, berkembang dan memberi inspirasi. Tidak hanya produktif, Laleilmanino juga berhasil mendapatkan piala AMI Awards 2020. Empat piala berhasil mereka raih. Penghargaan tersebut adalah Produser Rekaman Terbaik, Karya Produksi Kolaborasi Terbaik, Karya Kolaborasi Soul/R&B Terbaik dan Pendatang Baru Terbaik. Maka tidak heran Laleilmanino kami anggap sebagai salah satu pekerja seni paling produktif di tahun 2020.

Selain Laleilmanino, beberapa pekerja seni lainya juga kami anggap produktif di masa pandemi ini. Sebut saja aktor Reza Rahadian. Di awal pandemi Reza membuat sebuah program yang ia unggah ke Instagram TV @officialPilarez dan diberi nama #ObrolanPejuangCorona. Selain itu, satu film panjang dan dua mini seri yang dibintangi olehnya dirilis di tengah pandemi. “Benyamin Biang Kerok 2”, My Lecturer My Husband”, dan “Sementara, Selamanya” sebuah mini seri yang bahkan disutradarai dan diperankan oleh Reza sendiri. Reza juga tampil dalam sebuah program “Live discussion” di Mola TV, mewawancarai Sharon Stone, Spike Lee, hingga Robert De Niro. Dalam seni teater, Reza juga terlibat dalam sebuah pertunjukan teater online berjudul “Rumah Kenangan”. Selain itu, Reza juga mengisi suara sebuah Sandiwara Sastra berjudul “Catatan Emak”.

Artis produktif lainnya adalah Vidi Aldiano. Di awal pandemi yang melanda, Vidi Aldiano membuat kolaborasi dengan teman-temannya yang ia beri judul #ManggungDirumah. Selain itu, Vidi Aldiano membuat sebuah program di YouTube Channel miliknya yang Ia beri nama “Vidi O Game”. Diakhir tahun Vidi menambahkan program untuk konten YouTube miliknya berjudul “Dapur Rekaman Vidi”. Selain itu, Dalam karyanya bermusik, Vidi menghasilkan sebuah single duet dengan Prilly Latuconsina berjudul “Tak Bisa Bersama”. Semua proses pembuatan lagu dan video klip dikerjakan di tengah masa pandemi. Tidak hanya itu, lagu “Tak Bisa Bersama” juga dibuat versi mashup bersama musisi international PJ Morton bertajuk “I Can’t Wait x Tak Bisa Bersama”. Diakhir tahun Vidi masih tetap menunjukan eksistensinya, melalui sebuah platform digital Vidi memiliki program bertajuk “Vidi O Call” yang tayang di aplikasi Maxstream setiap hari Rabu. Berkat keisengannya yang secara reguler berkaroke bersama temannya Reza Chandika, Vidi dan Reza kemudian kerap menjadi pemandu acara-acara karaoke online.

Penyanyi Rossa juga kami nobatkan sebagai artis yang tetap produktif di masa pandemi. Dua single berhasil Ia keluarkan di tengah pandemi. “Sangcheo Badeun Mauem” sebuah lagu berbahasa korea yang mengadaptasi lagu lamanya “hati yang kau sakiti”. Sebuah single berjudul “Masih” juga ia rilis setelahnya, beserta video klip yang menampilkan aktor korea, Ki Do Hoon. Tak hanya lagu, Rossa juga membuat dua program yang tayang di Instagram TV miliknya. Program tersebut adalah, “Bisik with Rossa” dan “Rossa’s Drama Corner”. Dalam kedua program tersebut Rossa tampil sebagai pembawa acara. Sebuah konser virtual juga Ia gelar bersama Nagita Slavina dengan judul “Konser Galau, Rossa X Nagita”. Dan, pada tahun ini, Rossa dinobatkan sebagai “No.1 The most followed Indonesian Pop Female Artists in Spotify & Joox”.

Prilly Latuconsina juga memilki berbagai hal yang Ia rilis di tengah pandemi. Sebuah buku puisi berjudul “Ruang Tengah Ingatan” yang Ia tulis sendiri dirilis pada bulan Maret 2020. Selain itu, di tahun ini pula Prilly dipilih sebagai salah satu juri Indonesian Movie Actor Awards 2020. Dalam karya musiknya, Prilly juga mengeluarkan sebuah single duet bersama Vidi Aldiano bertajuk “Tak Bisa Bersama” yang shooting video klipnya juga dilakukan ditengah pandemi. Akting Prilly juga masih tetap bisa dinikmati ditengah pandemi ini. Sebuah mini seri berjudul “My Lecturer My Husband” yang Ia bintangi bersama Reza Rahadian, dirilis pada bulan ini dan masih tayang setiap hari Jumat di aplikasi WeTV dan iflix.

Detail karya-karya dari kelima artis tersebut, sudah kami rangkum dan bisa langsung kamu stalk melalui Instagram @stalkation.id

Penulis: Emira P. Pattiradjawane

Fotografer: Berbagai sumber

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x